Hujan dan kamu

hujan,
banyak cerita yang mampu diungkap dari tetesnya
membawa prosa indah, tak sedikit juga mengungkap gundah

langit bersama hujan,
begitu riang menggodaku untuk menerawang kenangan itu,
kenapa ia selalu memilih pada seseorang yang kesepian?
bukankah banyak cerita yang juga menantimu dalam angan indahnya?
hadir memberi tetesan teduh dan melarutkan jiwa

apakah saat ini kamu juga sedang terjebak dalam hujan?
wahai dulu yang pernah merindukan hujan
yang dulu pernah bernyanyi dalam hujan, berlari dalam hujan dan menangis ketika hujan.

cerita kerinduan tentangmu selalu membuatku malas melihat langit,
hujan, hanya bisa dimaknai dengan menatap rintik air yang jatuh
percikan dan baunya telah merendam semua rasaku tentangmu
dimanapun kamu berada, semoga hujan tak membuatmu larut dalam senyum manismu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s