Sosialisasi RAD-GRK Provinsi Jawa Timur (13 Pebruari 2014)

Arahan Kepala Dinas Perhubungan dan LLAJ Provinsi Jawa Timur
Perubahan iklim akan menghasilkan tantangan yang besar bagi pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia. Oleh karena itu diperlukan langkah-langkah konkret untuk menjaga kelestarian lingkungan sebagai salah satu program nasional, antara lain untuk menurunkan Emisi gas Rumah kaca sebesar 26% pada tahun 2020 dengan upaya sendiri dan 41% dengan dukungan internasional yang diatur dalam Peraturan Presiden No. 61 Tahun 2011 tentang Rencana Aksi Nasional Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (RAN-GRK). Dalam PERPRES No. 61 Tahun 2011 tersebut juga mengamanatkan dilaksanakanya penyusunan Gerakan Aksi Daerah Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (GAD-RAK) pada tingkat Propinsi dan Kabupaten kota, sesuai dengan prioritas pembangunan daerah berdasarkan kemampuan APBD dan masyarakat.

Sebagaimana kita ketahui bahwa sektor transportasi memegang peranan yang cukup tinggi sebagai penghasil Emisi Gas Rumah Kaca. Sektor transportasi berkontribusi sebanyak 19 % dari konsumsi energi global dan berperan sekitar 23 % terhadap emisi karbon dioksida yang diakibatkan penggunaan bahan bakar fosil. Pada tahun 2006, sektor transportasi menghasilkan 7,5 giga ton emisi karbon dioksida. Dengan demikian transportasi menyumbang lebih dari seperempat total emisi karbon di seluruh dunia, lebih jauh lagi, tingkat pertumbuhan emisi dari sektor transportasi lebih besar dibanding sektor lainnya penyumbang emisi gas rumah kaca. Oleh sebab itu menangani transportasi penting sekali bagi penanganan perubahan iklim.

Provinsi Jawa Timur, sebagai salah satu provinsi terbesar di Indonesia, bermaksud untuk menyusun Rencana Aksi Daerah penurunan emisi Gas Rumah Kaca (RAD-GRK). Penyusunan RAD-GRK Provinsi Jawa Timur untuk sektor transportasi menjadi tanggungjawab Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan, sebagai leading sektor untuk bidang transportasi di Jawa Timur. Provinsi Jawa Timur dengan luas wilayah 46.426 km2 dengan jumlah penduduk 38.088.166 jiwa pada tahun 2013 dan dengan jumlah 1.353.471 unit kendaraan bermotor roda 4 serta 10.175.790 roda dua tentunya merupakan potensi yang sangat besar bagi penghasil Emisi Gas Rumah Kaca.

Dari data jumlah kendaraan yang telah didapat pada tahun – tahun sebelumnya diperoleh prosentase pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor di jawa timur sebagai berikut:
Mobil penumpang dengan rata-rata pertumbuhan 18%/tahun.
Sepeda motor dengan rata-rata pertumbuhan rata-rata 12%/tahun.
Bus dengan rata-rata pertumbuhan rata-rata 10%/tahun.
Truk dengan rata-rata pertumbuhan rata-rata 7%/tahun.

Berdasarkan perhitungan baseline diperoleh jumlah tiap-tiap kendaraan pada akhir tahun 2020 sebagai berikut:
Mobil Penumpang/Pribadi sebesar 2.562.859 Unit
Bis Sebesar 53.459 Unit
Truk Sebesar 1.016.977 unit
Sepeda Motor 17.631.632 unit

Dari data-data tersebut diatas maka langkah langkah penyusunan RAD GRK Pemerintah Provinsi dan Kabupaten / Kota perlu dilakukan sesuai dengan yang diamanatkan dalam Perpres 61 tahun 2011, mengingat Provinsi dan Kabupaten Kota memiliki peran yang strategis dan merupakan ujung tombak dalam upaya mitigasi perubahan iklim.

Maksud penyusunan Rencana Aksi Daerah Gas Rumah Kaca (RAD-GRK) sector transportasi ProvinsiJawa Timur adalah untuk memberikan arahan strategi, kebijakan, dan program rencana penurunan emisi gas rumah kaca berdasarkan kesesuaian RPJPD, RPJMD dan RAN GRK agar tercapai optimalisasi Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca dalam jangka waktu 2010-2020.

Adapun tujuan dari Sosialisasi penyusunan Rencana Aksi Daerah Gas Rumah Kaca (RAD-GRK) Sektor Transportasi di Jawa Timur, yaitu :
1. Mewujudkaan koordinasi, integrasi dan kesinambungan arah kebijakan pembangunan yang terkait sektor transportasi.
2. Merancang program/kegiatan dalam rangka menurunkan emisi GRK terutama pada sektor transportasi di Provinsi Jawa Timur dalam kerangka pembangunan yang berkelanjutan.
3. Memberikan gambaran potensi kegiatan mitigasi yang disesuaikan antara program secara nasional dengan program daerah dalam rangka menurunkan emisi GRK sejalan dengan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan.
4. Tersusunnya dokumen-dokumen teknis Rencana Aksi Daerah Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (RAD-GRK) Sektor Transportasi di Kabupaten/Kota sesuai dengan rencana, tepat waktu, tepat volume dan tepat kualitas.

Dengan diselenggarakannya sosialisasi ini diharapkan program penyusunan RAD GRK provinsi Jawa Timur dapat terlaksana dengan baik. Untuk itu pada kesempatan yang baik ini, marilah kita prioritaskan pembangunan daerah yang ramah lingkungan berdasarkan kemampuan APBD dan masyarakat.

MATERI SOSIALISASI
1. Pusat Kajian Kemitraan dan Pelayanan Jasa Transportasi (download)
2. Direktorat Bina Sistem Transportasi Darat (download)
3. Ir. Ahmad Wicaksono M.Eng. Phd (download)
Perubahan iklim dunia : apa dan bagaimana (download)
Petunjuk Teknis PEP (download)

 

2 thoughts on “Sosialisasi RAD-GRK Provinsi Jawa Timur (13 Pebruari 2014)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s