RATIO TINGKAT KECELAKAAN DI PERLINTASAN SEBIDANG JALUR KERETA API DAN JALAN

Penyebab utama kecelakaan pada perlintasan sebidang adalah perilaku pengemudi yang kurang disiplin dan banyaknya perlintasan sebidang yang tidak resmi. Dalam UU nomor 23 tahun 2007 pasal 91 ayat 1, disebutkan bahwa perpotongan antara jalur Kereta Api dan Jalan dibuat tidak sebidang, sehingga apabila masih terdapat perlintasan sebidang, maka Kereta Api mendapat prioritas berjalan dan pemakai jalan menunggu sampai Kereta Api lewat.

Jumlah kecelakaan di perlintasan sebidang yang tidak dijaga tahun 2010 dan tahun 2011 dapat dilihat sebagai berikut :

Dapat dilihat bahwa rentang tahun 2010-2011 jumlah kecelakaan pada perlintasan sebidang cenderung menurun. Pada tahun 2010 terdapat 68 kasus kecelakaan dan pada tahun 2011 terjadi penurunan yaitu  56 kasus kecelakaan.

Di Provinsi Jawa Timur terdapat Jaringan rel Kereta Api Lintas Raya sepanjang 681,912 Km, jaringan rel pada lintas cabang sepanjang 421,200 Km dan panjang rel pada jalur lainnya 118,306 Km, sehingga total jaringan rel di Jawa Timur sepanjang 1.221,418 Km.

Dari total panjang  jaringan rel, terdapat 1.099 perlintasan sebidang yang tidak dijaga dan telah terpasang sebanyak 120 unit AEWS pada tahun 2012. Berikut rincian jumlah AEWS yang telah terpasang selama periode tahun 2006 sampai dengan tahun 2012 :

Pada tahun 2010 terdapat 68 kasus kecelakaan di perlintasan sebidang, dimana pada tahun tersebut jumlah AEWS yang telah terpasang adalah sebanyak 87 unit, sedangkan pada tahun 2011 terjadi penurunan sehingga jumlah kejadian kecelakaan pada perlintasan sebidang sebesar 56 kasus. Adanya korelasi jumlah pemasangan Alarm Early Warning System terhadap jumlah kecelakaan di perlintasan sebidang dan ratio jumlah kecelakaan di perlintasan sebidang adalah sebagai berikut:

Ratio tingkat kecelakaan di perlintasan sebidang menunjukkan terjadinya satu kejadian kecelakaan di perlintasan sebidang dalam beberapa lokasi perlintasan sebidang, misalnya pada tahun 2010 ratio jumlah kecelakaan di perlintasan sebidang sebesar 0.062, artinya ratio kejadian kecelakaan adalah 6 kasus kecelakaan di setiap 100 perlintasan sebidang tahun 2010, sedangkan pada tahun 2011 terlihat terjadi penurunan ratio menjadi 0.051 yang menunjukkan bahwa ratio kejadian kecelakaan adalah 5 kasus kecelakaan di setiap 100 perlintasan sebidang

Ratio tingkat kecelakaan di perlintasan sebidang yang tidak dijaga di Jawa Timur menunjukkan perbandingan lurus dengan jumlah pemasangan AEWS di perlintasan yang tidak dijaga, yaitu semakin banyak jumlah unit AEWS terpasang, ratio jumlah kecelakaan yang tejadi memiliki kecenderungan untuk meningkat.

Pemasangan dan pengadaan AEWS memang bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi tingkat kejadian kecelakaan di perlintasan sebidang namun merupakan suatu upaya dalam mengurangi kingkat terjadinya kecelakaan di perlintasan sebidang

Pemerintah Provinsi terus berupaya untuk meningkatkan keselamatan dan menekan tingkat kecelakaan bagi pengguna jalan yang melewati Perlintasan Sebidang. Selain pengadaan dan pemasangan AEWS Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga melaksanakan pemeliharaan dan perawatan unit AEWS.

Pada tahun 2012 dilaksanakan pemeliharaan dan perawatan unit AEWS sebanyak 16 unit, hal tersebut diakibatkan karena karena banyaknya AEWS yang rusak parah (pengadaan tahun 2006 – 2007) dan 72 (tujuh puluh dua) unit AEWS rusak ringan (pengadaan tahun 2008 – 2009). Kerusakan tersebut selain disebabkan oleh minimnya biaya perawatan, dipengaruhi juga oleh faktor cuaca, faktor keamanan peralatan / perusakan / penjarahan serta faktor penggantian / penyesuaian sistem.

One thought on “RATIO TINGKAT KECELAKAAN DI PERLINTASAN SEBIDANG JALUR KERETA API DAN JALAN

  1. assalamualaikum, selamat malam..
    boleh ga saya minta data mentah jumlah perlintasan di jaga dan tidak.

    infokan yah pak, lewat email ataupun kolom komentar.
    terima kasih banyak pak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s