eksplorasi emas di Freport Papua sejak 1972 sama dengan APBN Indonesia selama 362.500 Tahun

Kekayaan di Indonesia, yang tidak dimanfaatkan oleh penduduk Pribumi tetapi malah oleh pihak asing, Pertama kita semua tahu mengenai PT Freeport di Papua, setiap tahun rata-rata Royalti PT Freeport untuk Indonesia hanya sekitar 1%. Jadi kalau setahun Freeport menghasilkan 1 Triliun, kita cuma dapat 10 M, kalau 1000 Triliun, kita cuma dapat 10 Triliun.

Tahun 1970, operasi tambang berskala penuh pun dimulai dan kemudian pengapalan ekspor pertama kosentrat tembaga berlangsung 1972. Diperkirakan, sejak beroperasi hingga 2010 Freeport sudah menyedot 7,3 juta ton tembaga dan sekitar 725 juta ton emas.Sekarang
1 gram emas = 500.000
1 Kg emas = 500 juta
1 Ton emas = 500 Miliar
1.000 Ton emas = 500 Triliun
1 Juta Ton emas = 500.000 Triliun
724 Juta ton emas = sekitar 362.500.000 Triliun

itu emas dan itu cuma di Papua, belum yang di Bima dan tempat lain.Kalau APBN Indonesia sekitar 1.000 Triliun tiap tahun,berarti itu sama dengan APBN Indonesia selama 362.500 Tahun.
Kata orang luar, Penduduk Indonesia orangnya ramah2..Mungkin benar juga ya.

Sebenarnya kita juga tidak bisa menyalahkan Pihak lain karena kita sendiri tidak mau menjadi pengusaha. Populasi pengusaha di Indonesia sekitar 0.24% kalah jauh dibanding Singapura yang 7%. yang lebih miris, di Indonesia mayoritas jadi pegawai dan yang “memperdagangkan” kekayaan alam Indonesia pihak asing dan kita cuma dapat Royalti 1% dan Pajak yang tidak seberapa. hal lain mengapa masalah tersebut dapat terjadi karena kita tidak mau mengeksplorasi kekayaan alam kita sendiri.

copy: http://www.kaskus.us/showpost.php?p=620815055&postcount=70

Freeport Indonesia Tambang Emas Terbesar di dunia

Tambang PT Freeport Indonesia di Papua berada di urutan pertama tambang emas terbesar di dunia. Terbesar dalam luas area dan produksi per tahunnya. Seperti dikutip dari data terakhir Thompson Reuters dan Metals Economics Group yang dilansir CNBC, Senin (19/3/2012), tambang dengan luas 527.400 hektar itu pada tahun 2011 lalu sudah memproduksi emas sebanyak 1.444.000 ons atau 40.936 kg.
Tambang yang lokasinya dekat dengan pegunungan Jayawijaya itu berupa tambang terbuka dan bawah tanah. Saat ini, Freeport mengklaim jumlah cadangan emasnya sekitar 46,1 juta troy ounce. Sementara nilai cadangan emasnya sendiri diperkirakan mencapai Rp 423,9 triliun. Nilai cadangan itu didapat dengan menggunakan hitungan harga emas dari London spot metal prices selama 3 tahun terakhir, yaitu US$ 1,023 per troy onz, atau setara dengan Rp 296.670 per gram (US$ 1 = Rp 8.990 pada akhir 2010).
Pada hitungan detikFinance menggunakan acuan harga emas sekarang yang sudah menyentuh kisaran Rp 550.000 per gram, jumlah cadangan emas Freeport mencapai Rp 1.329 triliun. Sementara Freeport menggunakan harga emas rata-rata 3 tahun terakhir yang sebesar Rp 296.670 per gram.
Seperti diketahui Freeport memiliki batas kontrak eksploitasi tambang di Papua hingga 2021 dalam kontrak karya generasi kedua pada 1991. Mereka punya hak mendapatkan perpanjangan 2 kali 10 tahun atau totalnya hingga 2041.

http://finance.detik.com/read/2012/03/19/075553/1870501/4/tambang-emas-freeport-di-papua-terbesar-di-dunia?f9911013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s