Janji Saya pada SANG WAKTU

1. Waktu adalah kekayaan saya yang terbesar, maka saya akan mengatur waktu saya sehingga setiap detik dapat bermanfaat untuk perbaikan diri.

2. Pada waktu yang akan datang, saya menganggap menyianyiakan waktu adalah dosa, oleh karena itu saya harus bertobat dan berjanji untuk menggunakan waktu saya dengan baik.

3. Sadar bahwa saya akan memperoleh hasi dari benih yang saya taburkan, maka saya hanya akan menabur benih jasa yang dapat menuntukngkan orang lain maupun diri saya sendiri.

4. Saya akan menggunakan waktu saya, sehingga setiap hari yang saya lalui akan memberikan ketentraman pikiran, dan bila terjadi penyimpangan maka benih yang sedang saya taburkan perlu diperiksa kembali.

5. Sadar bahwa kebiasaan berpikir saya akan menjadi pola yang menyebabkan keaadaan yang mempengaruhi kehidupan saya. Maka saya harus menyibukkan pikiran saya dengan keadaan yang saya inginkan. sehingga tidak ada waktu untuk rasa takut, frustasi dan hal lain yang tidak saya kehendaki.

6. Sadar bahwa waktu saya yang tersedia sangat terbatas, maka saya kan berusaha keras untuk memanfaatkannya sebaik mungkin.

7. Akhirnya, pada saat jatah waktu saya habis, saya mengharap dapat meninggalkan monumen yang tersimpan dalam hati kerabat saya dan monumen yang dapat memberikan kesaksian bahwa dunia sedikit lebih baik karena tindakan yang telah saya lakukan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s