nikmatnya tidur

“Lho kok aku nggak ada yang mbangunin sih!” seorang taruna marah-marah sama kawannya suatu pagi.

“Aku semalem tidur telat, ya wajar dong bila tidurku pules. Tapi kok kalian semua cuek dan nggak membangunkan aku?” ia marah lagi di lain hari.

“Lihat diriku, aku sengaja pura-pura tertidur sampai terlambat, kok nggak ada juga yang bangunin sih,” protesnya tadi pagi.

Membuat suatu kebodohan berulang-ulang walaupun begitu kecil, tentunya memiliki suatu konsekuensi. Bila orang lain mendiamkan kita, maka ada 2 keadaan yang bisa terjadi. Pertama, kehidupan kita berjalan normal nggak ada keanehan. Kedua, orang sudah nggak peduli dengan kebodohan kita yang menurut mereka sudah terlalu parah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s